Apa Saja Gejala Kanker Serviks?

November 14, 2017 4:02 am by. KICKS

Kanker serviks bukanlah hal yang baru lagi di Indonesia. Sayangnya belum banyak perempuan yang tahu akan bahaya dari Kanker Serviks yang disebabkan oleh virus HPV (Human Papiloma Virus) ini. Hal ini membuat banyak perempuan baru mengetahui penyakit  setelah mereka berada di stadium yang cukup tinggi.

Dalam banyak kasus, Kanker Serviks memang tidak menunjukkan gejala-gejala yang mudah di kenali. Oleh karena itu pemeriksaan (screening) pap smear secara rutin bagi perempuan yang sudah menikah atau sudah pernah berhubungan adalah tindakan pencegahan yang sangat penting untuk dilakukan[1] Pada tahap lebih lanjut,  ada beberapa gejala – gejala yang muncul dan terlihat ketika sel kanker sudah menyebar sampai ke bagian dalam serviks. Gejala-gejala akan muncul ketika sel pre-kanker dibiarkan tidak tertangani sehingga terus berkembang menjadi sel kanker yang invasif. Gejala-gejala yang dimaksud diatas antara lain :[2]

  1. Pendarahan dari vagina

Jika pendarahan terjadi di luar siklus menstruasi, setelah melakukan hubungan seksual (disertai dengan nyeri berlebihan atau nyeri panggul),  atau terjadi setelah Anda menopause, hal itu dapat menjadi tanda-tanda pertama dari gejala Kanker Serviks.

  1. Keputihan tidak wajar

Keputihan yang tidak normal memiliki berbagai ciri-ciri, mulai dari berwarna putih susu atau jernih, berwarna kecoklatan, berbentuk seperti air atau encer, berbau tidak sedap hingga keluarnya cairan  yang disertai dengan darah sehingga berwarna pink. Jika Anda mengalami gejala-gejala seperti ini, maka sangat disarankan untuk segera melakukan pengecekan ke dokter.

  1. Gejala berkelanjutan

Selain dari pendarahan dan keputihan abnormal, jika terjadi gejala lain seperti nyeri atau sakit di bagian punggung atau pinggul, kesulitan buang air kecil dan besar, pembengkakan pada salah satu atau kedua kaki, badan terasa lemas dan penurunan berat badan yang tidak normal, Anda harus waspada dan segera melakukan pengecekan ke tenaga medis atau institusi kesehatan terdekat.

Kanker Serviks adalah satu-satunya kanker yang dapat dicegah, dan tidak semua perempuan yang sudah terinfeksi dengan virus HPV akan menderita Kanker Serviks. Kekebalan tubuh yang baik dibantu dengan melakukan Vaksinasi HPV serta tes pap smear secara rutin dapat membentuk sistem kekebalan tubuh yang cukup untuk melawan infeksi virus HPV di dalam tubuh Anda.

Sistem imun yang baik dapat membersihkan infeksi HPV dari dalam tubuh, namun penelitian menunjukan bahwa, hanya 50% perempuan yang mempunyai kekebalan terhadap HPV dan kekebalan tersebut ternyata tidak dapat melindungi terhadap infeksi berulang.[3]

Maka, tunggu apa lagi? Jangan pernah menunda untuk melakukan vaksinasi HPV ataupun tes pap smear, sebelum terlambat.



Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kanker serviks dan pencegahannya, Anda bisa mengirimnya ke koalisicegahkankerserviks@gmail.com