Cegah Kanker Serviks Dengan 4 Langkah Ini

December 5, 2017 4:16 am by. KICKS

Menurut riset oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, kanker serviks merupakan jenis kanker keempat yang paling banyak ditemui pada wanita. Data yang dihimpun oleh ICO HPV Information Center/ Globocan 2012 juga menyoroti hasil serupa, yaitu setiap hari ada 26 perempuan meninggal karena kanker serviks.

Padahal, kanker Serviks sebetulnya adalah salah satu penyakit kanker yang dapat dicegah dan disembuhkan. Apa saja langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menjauhkan diri dari penyakit ini? Simak terus penjelasan di bawah ini.

Mengenal perkembangan kanker serviks dalam tubuh

Sebelum mempelajari lebih jauh soal cara mencegah kanker serviks, ketahui dulu bagaimana sel kanker bisa menyerang serviks atau leher rahim wanita.

Kanker serviks umumnya disebabkan oleh infeksi virus yaitu Human papillomavirus (HPV). Virus ini bisa ditularkan baik melalui hubungan seksual dan sentuhan langsung antara kulit orang dengan HPV dan kulit orang yang sehat. Sebelum menjadi kanker, jaringan-jaringan di sekitar serviks sebenarnya sudah mulai tumbuh secara tidak normal. Tahap ini disebut dengan istilah prakanker.

Kalau kondisi ini tidak segera ditangani, maka akan mudah berubah menjadi kanker serviks. Prakanker memakan waktu sekitar 10 tahun atau lebih untuk berkembang menjadi kanker serviks yang mematikan.

Cara mencegah kanker serviks

Ada empat langkah penting yang harus dilakukan setiap wanita untuk mencegah kanker serviks. Berikut penjelasannya.

1. Tes pap smear

Pap smear adalah pemeriksaan utama untuk mendeteksi adanya kanker serviks. Bahkan tes ini bisa mengenali tahap prakanker sebelum menjadi kanker ganas. Pasalnya, tes ini melihat adanya masalah atau perubahan apa pun yang tidak normal pada serviks.

Bila dokter mencurigai adanya prakanker atau kanker serviks, dokter Anda mungkin akan menyarankan pemeriksaan lebih lanjut. Wanita yang sudah berhubungan seksual sangat dianjurkan untuk melakukan tes pap smear secara berkala, yaitu sekitar 3 tahun sekali.

2. Melakukan tes HPV DNA

Hampir sama dengan tes pap smear, tes HPV DNA juga dilakukan untuk memeriksa sel-sel serviks dan mendeteksi infeksi virus HPV. Tes ini akan dilakukan ketika hasil pemeriksaan pap smear menunjukkan ada perkembangan yang tidak normal.

Pemeriksaan ini dianjurkan untuk dilakukan wanita yang sudah menikah atau sudah pernah berhubungan seks setiap 5 tahun sekali.

3. Vaksin HPV

Vaksin terhadap HPV telah terbukti mampu mencegah perkembangan virus HPV dalam tubuh.  Vaksin ini sudah bisa diberikan sejak remaja pada anak perempuan dan laki-laki berusia 9 tahun.   Rentang usia ini dinilai efektif karena pada masa inilah tubuh memberikan proteksi respon imun yang lebih baik dibanding usia di atasnya.

4.  Mencegah prakanker

Untuk mencegah berkembangnya kanker, sejak awal Anda sudah harus melakukan langkah-langkah pencegahan prakanker. Berikut adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan.

  • Hindari berbagai faktor risiko HPV. Misalnya melakukan hubungan seksual yang tidak aman (tidak pakai kondom atau gonta-ganti pasangan seksual) serta tidak menjaga kebersihan dan kesehatan vagina.
  • Berhenti merokok. Bagi perempuan yang berisiko tinggi terinfeksi HPV, merokok akan meningkatkan risiko
  • Jalani gaya hidup sehat dan pola makan yang seimbang. Hal ini selalu harus Anda lakukan demi menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan. Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti buah dan sayur.
  • Menjaga berat badan tetap ideal.
Sumber:Cancer.org. (2017). Can Cervical Cancer Be Prevented?. [online] Available at: https://www.cancer.org/cancer/cervical-cancer/causes-risks-prevention/prevention.html  [Accessed 23 Oct. 2017].

Cdc.gov. (2017). CDC – What Can I Do to Reduce My Risk of Cervical Cancer?. [online] Available at: https://www.cdc.gov/cancer/cervical/basic_info/prevention.htm  [Accessed 23 Oct. 2017].

Verywell. (2017). What Simple Steps Can You Take to Prevent Cervical Cancer?. [online] Available at: https://www.verywell.com/cervical-cancer-prevention-513831  [Accessed 23 Oct. 2017].

WebMD. (2017). Cervical Cancer: Can It Be Prevented?. [online] WebMD. Available at: https://www.webmd.com/cancer/cervical-cancer/understanding-cervical-cancer-prevention  [Accessed 23 Oct. 2017].

World Health Organization. (2017). Prevention and control of cervical cancer. [online] Available at: http://www.who.int/reproductivehealth/topics/cancers/en/  [Accessed 23 Oct. 2017].

World Health Organization. (2017). Cervical cancer. [online] Available at: http://www.who.int/cancer/prevention/diagnosis-screening/cervical-cancer/en/  [Accessed 23 Oct. 2017].

World Health Organization. (2017) Human papillomavirus (HVP) and cervical cancer. [online] Available at http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs380/en/ Accessed 3 Nov. 2017

Indonesia Human Papillomavirus and Related Diseases ReportICO HPV Information Center / Globocan 2012. Avaiable at: www.hpvcenter.net/ Accessed 14 Nov 2017



Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kanker serviks dan pencegahannya, Anda bisa mengirimnya ke koalisicegahkankerserviks@gmail.com