Masih Perawan, Bisakah Tertular Virus Kanker Serviks?

Kaum perempuan, terutama yang belum berhubungan seksual alias masih perawan, berpikir mereka tak perlu khawatir akan tertular human papilloma virus (HPV) yang menjadi penyebab kanker serviks. Setiap hari, 26 perempuan meninggal dunia akibat kanker serviks dikarenakan HPV dapat menular dengan mudah dan dari berbagai macam cara.

Baca Juga : Mengenal Gejala dan Pengobatan Kanker Serviks Stadium 1

Hasil penelitian terbaru di Inggris, menunjukkan virus HPV bisa menular tak hanya melalui hubungan intim, tapi juga dari anggota tubuh selain alat genital, bahkan tempat-tempat yang terlihat aman atau steril, seperti ruang periksa dokter.

Para peneliti mengungkapkan, HPV positif dapat bertahan hidup selama 24 jam di tangan, peralatan, atau tempat yang terinfeksi oleh virus ini.

Dari penelitian diketahui bahwa HPV positif ditemukan pada gagang pintu, permukaan tempat duduk di toilet, baik toilet keluarga maupun umum, juga dudukan sepeda di pusat kebugaran.

Baca Juga : Sudah Remaja Tapi Belum Vaksin HPV, Apa yang Harus Dilakukan?

Yang mengejutkan, hasil penelitian juga menunjukkan HPV dapat ditularkan melalui meja periksa dokter kulit dan kelamin, yang seharusnya steril.

Kita dapat meyakini para dokter biasanya rajin membersihkan peralatan dan fasilitas di ruang periksa mereka, sehingga kemungkinan tertular HPV sangat minim. Tapi bagaimana dengan tempat duduk di toilet atau dudukan sepeda di pusat kebugaran?

Coba bayangkan jika Anda duduk di toilet yang baru saja diduduki oleh seseorang yang terinfeksi HPV positif. Hanya dengan kecipratan atau kontak selama beberapa menit, Anda bisa terpapar HPV yang bisa berkembang menjadi kanker jika Anda tidak menjaga kebersihan alat genital dan tidak melakukan tindakan pencegahan.

Baca Juga : Menjaga Pola Hidup Sehat, dapatkah Mencegah Kanker Serviks

Kalau sudah begini, jangankan yang aktif berhubungan intim, Anda yang masih perawan pun bisa tertular HPV. Supaya mendapatkan perlindungan kuat dan efektif dari infeksi HPV, World Health Organization (WHO) dan Himpunan Oncology dan Ginekologi Indonesia (HOGI) menyarankan untuk semua perempuan segera melakukan vaksinasi HPV  mulai dari usia 9 sampai 45 tahun. 

Segera hubungi dokter Anda dan mulai diskusi mengenai pencegahan kanker serviks hari ini juga.

Lokasi Vaksinasi Klik di sini.

Sumber : Woman's Health