Pria, Jangan Abaikan Bahaya Virus Penyebab Kanker Serviks!

November 23, 2017 3:09 am by. KICKS

Penyakit Kanker Serviks sangat lekat asosiasinya dengan perempuan, karena serviks sendiri merupakan anatomi tubuh perempuan. Namun apabila diteliti lebih jauh, virus penyebab kanker serviks yaitu Human Papiloma Virus (HPV), merupakan virus yang sangat umum dan bisa menyerang siapa saja, termasuk laki-laki. Oleh karena itu, penting bagi pria untuk memahami bahaya dan upaya pencegahan infeksi virus HPV.

Cara Penularan Virus HPV Pada Pria

Infeksi HPV tak pandang usia. Bahkan remaja ataupun anak-anak yang belum aktif secara seksual juga dapat terpapar oleh virus ini. Menurut The American Cancer Society 8 dari 10 pria dan perempuan dapat terinfeksi HPV yang ditularkan melalui sentuhan kulit ke kulit. Selain itu kebanyakan pria tertular virus HPV melalui kontak genital, terutama karena hubungan seksual melalui vagina, oral, maupun anal.

Jika seorang pria aktif secara seksual, kemungkinan besar ia pasti pernah terinfeksi virus HPV sepanjang hidupnya. Umumnya, virus ini akan hilang sendirinya dengan bantuan kekebalan tubuh. Namun ketika badan tak lagi mampu menetralkan virus ini, gejala-gejala infeksi dapat muncul pada waktu yang berbeda-beda pada setiap orang. Laki-laki yang telah terinfeksi virus HPV dapat menderita berbagai penyakit seperti kanker mulut, kanker anus, kanker penis dan penyakit kutil kelamin (genital warts).

Ciri-ciri virus HPV pada Pria.

Kebanyakan pria yang mendapatkan virus HPV tidak mengalami gejala-gejala yang serius, akan tetapi ada virus HPV menimbulkan beberapa penyakit serius berikut dengan  ciri-ciri spesifik, antara lain :

  1. Kutil Kelamin
  • Satu atau lebih pertumbuhan kutil kelamin di penis, testis, selangkangan, paha, atau sekitar anus.
  • Kutil biasanya tumbuh terpencar atau bergerombol, berbentuk datar atau berbentuk seperti bunga kol. Kutil ini biasanya tidak terasa sakit.
  • Kutil bisa tumbuh dalam minggu atau bulan setelah kontak seksual dengan orang yang terinfeksi.
  1. Kanker Anus
  • Kadang tidak terdapat ciri-ciri atau gejala.
  • Pendarahan, rasa sakit, gatal, atau cairan ekskresi atau lendir dari anus
  • Pembengkakan kelenjar getah bening pada anus atau di sekitar selangkangan,
  • Perubahan pada kebiasaan buang air besar atau bentuk kotoran. 
  1. Kanker Penis
  • Tanda awal         :   Perubahan pada warna, penebalan kulit, atau

penebalan jaringan pada penis.

  • Tanda berikutnya :  Pertumbuhan atau sakit pada penis
  1. Kanker tenggorokan (oropharynx)
  • Sakit pada tenggorokan atau telinga yang tidak berhenti
  • Batuk yang terus menerus
  • Kesulitan menelan atau bernapas
  • Penurunan berat badan
  • Suara serak atau perubahan pada suara yang berlangsung lebih dari dua minggu
  • Benjolan atau massa di leher

Selain menyebabkan bahaya dan potensi penyakit kanker pada pria, virus HPV pada pria juga dapat menular pada wanita yang menjadi pasangannya. Inilah kenapa, vaksinasi HPV juga menjadi investasi yang penting bagi pria. Selain melindungi diri sendiri, vaksinasi HPV pada pria juga membantu mencegah penyebaran virus ini terhadap perempuan.

Cegah virus HPV pada pria dengan vaksin HPV Quadrivalent. Kunjungi www.cegahkankerserviks.org untuk informasi selengkapnya dan bagikan artikel ini melalui media sosial untuk memperluas jangkauan pesan pencegahan kanker serviks.

Sumber:

  1. HPV and Men. CDC Fact Sheet. https://www.cdc.gov/std/hpv/hpvandmen-fact-sheet-february-2012.pdfdiakses tanggal 3 Nov 2017.


Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kanker serviks dan pencegahannya, Anda bisa mengirimnya ke koalisicegahkankerserviks@gmail.com