KICKS

Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS) didirikan oleh berbagai kalangan medis maupun non-medis yang menyatukan langkah untuk mengupayakan pencegahan kanker serviks yang efektif di Indonesia.  Koalisi ini dibentuk pada April 2017 lalu sebagai respon terhadap fakta terkini, bahwa kanker serviks telah menjadi salah satu kanker penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dimana lebih dari 1 perempuan Indonesia meninggal setiap jam karena kanker serviks. M, mempertimbangkan hal ini, beberapa elemen masyarakat yang peduli akan kesehatan, khususnya kesehatan perempuan di Indonesia, mendirikan KICKS.

Berbagai kegiatan yang nantinya akan dilakukan KICKS bertujuan utama untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan cakupan program pencegahan kanker serviks yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO). Pencegahan utama adalah dengan melakukan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV), dan pencegahan kedua dengan melakukan deteksi dini secara rutin baik menggunakan tes pap smear atau IVA secara nasional.

KICKS berkoordinasi bersama  berbagai pihak, termasuk  diantaranya tenaga medis profesional, tokoh masyarakat, dan media sebagai wadah untuk menyampaikan situasi dan pencegahan kanker serviks di Indonesia serta tentunya, turut mengajak masyarakat untuk secara aktif ikut mengawal serta mendukung kegiatan preventif dan promotif melawan kanker serviks di Indonesia.

Jajaran pendiri KICKS yakin bahwa masih dibutuhkan adanya dibutuhkan edukasi yang berkelanjutan terhadap masyarakat luas bahwa Vaksin HPV merupakan investasi kesehatan sebagai langkah perlindungan utama dari berbagai macam penyakit di masa depan yang diakibatkan oleh HPV, terutama HPV tipe 16 dan 18 yang mengakibatkan kanker serviks.

Nilai

Melangkah Bersama Cegah Kanker Serviks akan akan menjadi nilai utama yang diusung oleh koalisi untuk mengangkat urgensi dalamuntuk membebaskan Indonesia dari kanker serviks dan virus HPV serta meningkatkan rasa tanggung jawab untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan juga masyarakat luas.

Visi Misi

VISI

  1. Memberi dukungan kepada program penatalaksanaan skrining nasional dan vaksinasi HPV nasional
  2. Memperluas jangkauan dan partisipasi dari perkumpulan medis dan non-medis dalam usaha melawan kanker serviks, terutama dalam deteksi dini dan pemberian vaksin HPV
  3. Mengkoordinir gerakan-gerakan dan kegiatan pencegahan penularan HPV dan kanker serviks, termasuk program deteksi dini pemberian vaksinasi

MISI

  1. Mencegah penyakit yang ditimbulkan oleh virus HPV sejak dini dengan secara resmi menambahkan vaksinasi HPV dalam Program Imunisasi Nasional
  2. Memperluas jangkauan dan partisipasi publik sebagai upaya melawan kanker serviks

 

Program KICKS

Untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman publik mengenai kanker serviks, KICKS mengembangkan suatu website yang menjadi pusat media informasi yang mencakup segala kegiatan yang dilakukan oleh KICKS, pengetahuan dan artikel seputar kanker serviks dan upaya pencegahannya. Selain itu kami juga akan memuat kisah dari para penderita kanker serviks, penyintas serta keluarga dan kerabatnya untuk menyuarakan cerita dan aspirasi mereka untuk membantu menyebarkan pengetahuan dan pengalaman seputar kanker serviks.

 

  • Social Media

Untuk memperluas penyebaran informasi mengenai kanker serviks kepada publik, KICKS membuat akun di beberapa media sosial seperti :

Facebook : KICKSCegahKankerServiks

Instagram : cegahkankerserviks_id

Twitter : IDKankerServiks

Tidak hanya berisikan informasi, media sosial juga memungkinkan publik untuk dapat berinteraksi secara langsung baik dengan ahli medis dan Duta KICKS. Melalui tagar #cegahkankerserviks, diharapkan pesan mengenai kanker serviks dan pencegahannya dapat menjadi viral dan mempermudah  publik untuk mengakses informasi seputar penyakit ini.

 

Anggota KICKS

 


Indonesian Working Group on HPV (IWG HPV) adalah sebuah organisasi yang didirikan sejak tahun 2012. 4 kegiatan utamanya adalah mengumpulkan data-data penyakit terkait HPV, menyiapkan data dan panduan untuk menjalankan program, serta kegiatan edukasi dan advokasi. Salah satu sumbangsih adalah Buku HPV pada tahun 2013 dengan narasumber dari berbagai spesialisasi, video edukasi HPV untuk masyarakat tahun 2014 , serta berbagai kegiatan edukasi sejak awal didirikannya.

Yayasan Peduli Kanker Serviks berdiri pada tahun 2014 berawal dari Gerakan atau komunitas masyaraat dengan nama Gerakan peduli Kanker serviks (GPKS)  yang  selanjutnya pada tanggal 02 Januari 2016 secara resmi menjadi Yayasan Peduli Kanker Serviks.Organisasi ini didirikan guna mendukung program nasional Pemerintah dalam Gerakan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Pada Perempuan Indonesia.

Yayasan Kanker Indonesia DKI Jakarta, berdiri pada 29 September 1986, telah berperan serta dalam penyelenggaraan Program Kesehatan Pemerintah DKI Jakarta, Khususnya dalam menanggulangi penyakit kanker.
IWG LOREM IPSUM
Himpunan Onkologi dan Ginekologi Indonesia merupakan organisasi profesi ahli ginekologi dan onkologi di Indonesia. HOGI dibentuk untuk mengkomunikasikan kondisi, bahaya hingga pencegahan kasus-kasus kanker ginekologi di Indonesia.

Yayasan Kesehatan Perempuan dibentuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang menjamin setiap perempuan mendapatkan hak-hak seksualitas dan hak kesehatan reproduksi tanpa diskriminasi, tanpa perlakuan buruk dan tekanan serta kekerasan dari pihak manapun, sehingga terbebas dari eksploitasi, kesakitan dan kematian sia-sia.

Kalyanamitra berperan menfasilitasi kebutuhan praktis dan kepentingan strategis kaum perempuan Indonesia melalui pendampingan komunitas dan formasi kepemimpinan perempuan, advokasi, informasi dan dokumentasi serta pengembangan keorganisasian.


Duta Cegah Kanker Serviks

Wulan GuritnoWulan Guritno
Dewi SandraDewi Sandra
Prilly LatuconsinaPrilly Latuconsina
"Bunga Jelitha Ibrani
"Ruben Onsu dan Sarwendah



Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kanker serviks dan pencegahannya, Anda bisa mengirimnya ke koalisicegahkankerserviks@gmail.com