3 Gejala Infeksi HPV Pada Bayi dan Anak-anak

Infeksi Human papillomavirus (HPV) lebih diketahui masyarakat sebagai penyebab kanker serviks dan kutil kelamin, padahal selain itu, anak kecil atau bayi sekalipun bisa terjangkit oleh infeksi HPV. Apa yang menyebabkan anak kecil terinfeksi virus HPV? Dan apa sajakah gejalanya?

Penyebab anak kecil terkena infeksi HPV

Anak kecil bisa terjangkit HPV melalui beberapa hal.  Salah satu yang paling memengaruhi penularan HPV pada anak-anak, yakni ditularkan oleh sang ibu lewat proses melahirkan. (Baca : Persiapan Vaksin HPV Pertama Kali Bagi Anak)

Penularan infeksi HPV yang terjadi antara ibu dan bayi Anda umumnya tidak terlalu sering terjadi. Pasalnya, sistem kekebalan tubuh bayi bisa membasmi infeksi virus apapun. Namun, tetap saja, jika sang ibu memiliki infeksi HPV, bayi bisa berisiko terkena lewat proses persalinan vagina. Dokter biasanya akan melakukan serangkaian tes pada bayi yang baru lahir untuk mengetahui apakah terkena virus HPV atau tidak.

3 Gejala infeksi HPV pada anak-anak                                                  

1. Kutil

Gejala Infeksi HPV pada anak biasanya disertai dengan munculnya kutil di tubuh. Kutil bisa tumbuh di bagian tubuh manapun, termasuk kelamin dan bagian selangkangannya. Kutil kelamin yang  timbul pada anak, umumnya dikarenakan sexual abuse.

Kutil yang menjadi gejala infeksi HPV anak, biasanya nampak seperti lesi, benjolan seperti kembang kol, dan berbentuk seperti daging yang menonjol. Pada anak perempuan, kutil kelamin jarang muncul pada bagian vulva vagina, tetapi bisa muncul di dekat anus, pada serviks, atau di bagian permukaan vagina.

Sedangkan pada anak kecil laki-laki, kutil bisa muncul pada penis, buah zakar, atau di sekitar anus. Kutil akibat infeksi HPV ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman, sakit, dan gatal di bagian tubuh yang terkena. (BacaAgar Anak Tetap Sehat dan Kuat di Masa Depan, Orangtua Wajib Lakukan 5 Hal Ini)

2. Mata merah atau konjungtivitis

Selain kutil, anak kecil atau bayi yang mengidap gejala infeksi HPV juga bisa mengalami mata merah akibat konjungtivitis. Hal ini dikenal juga sebagai ophthalmia neonatorum pada bayi. Cirinya berupa warna mata yang memerah dan infeksi pada lapisan kelopak mata bayi Anda.

Pada bayi yang baru lahir, kondisi ini dapat menyebabkan pembengkakan kelopak mata yang berair, berdarah, atau menebal. Ini bisa terjadi satu sampai dua minggu setelah dilahirkan. Kondisi ini kalau tidak ditangani segera dapat menyebabkan kerusakan pada mata dan kebutaan. Anda harus menemui dokter jika bayi Anda menunjukkan tanda konjungtivitis. (Baca: Berbagai Risiko Komplikasi yang Umum Terjadi Akibat Kanker Serviks)

3. Masalah pada saluran pernapasan bayi atau anak

Papiloma laring adalah suatu gejala infeksi HPV pada anak. yang menyebabkan terbentuknya kutil di tenggorokan dan di kotak pita suara anak. Meski sangat jarang, kondisi ini bisa membatasi pernapasan dan berpotensi mengancam jiwa bayi yang baru lahir.

Pengobatan untuk papiloma laring ini harus menggunakan operasi laser secara teratur untuk menghilangkan kutil yang bisa memicu masalah pada pernapasan.

Papiloma laring umumnya bisa terdeteksi sejak lahir, kutil di laring juga bisa berkembang di hingga lima tahun setelah bayi Anda lahir. Dengan demikian, penting bagi Anda membawa bayi Anda ke dokter jika dia mengalami masalah pernapasan selama beberapa tahun pertama dalam hidupnya. (BacaVirus HPV mengintai siapa saja dan bagaimana caranya?)

Lakukan pencegahan infeksi dengan vaksin HPV

Dengan melakukan vaksinasi HPV, hal ini bisa mencegah kanker serviks, penyakit kelamin, atau bahkan infeksi HPV lainnya. Melakukan vaksin HPV paling idealnya diberikan pada mereka yang belum aktif secara seksual.

Untuk orang dewasa yang berencana untuk hamil dan memiliki keturunan, vaksin HPV merupakan salah satu hal penting untuk mencegah bayi Anda tertular infeksi HPV lewat persalinan. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan bahwa semua anak dan dewasa usia 13-26 tahun perlu untuk menerima vaksin HPV. (Baca : Seberapa Ampuh Vaksin HPV untuk Mencegah Kanker Serviks?)

Lokasi Vaksin klik di sini.

Sumber:

  1. HPV Infection
  2. HPV in infants
  3. The effects of HPV on newborn infants

Dapatkan Notifikasi Artikel Terbaru!

Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada artikel terbaru!