Meski Tidak Merokok, Perokok Pasif Juga Lebih Berisiko Mengalami Kanker Serviks

Wanita Perokok Pasif Juga Beresiko Terkena Kanker Serviks

Meski Ladies tidak merokok, tapi Anda tetap dapat lebih berisiko mengalami kanker serviks jika sering terpapar asap rokok dalam jangka panjang.

Wanita yang merokok 2,5 kali lebih berisiko mengalami kanker serviks dibanding yang tidak merokok. Tetapi perokok pasif atau wanita yang tidak merokok yang tinggal bersama perokok juga 40% lebih berisiko mengalami kanker serviks daripada yang tidak.

Tetap Faktor Risiko

Meskipun kanker serviks terutama disebabkan HPV, tetapi rokok adalah salah satu faktor risikonya. Beberapa jenis HPV dan bahan kimia dalam rokok dapat meningkatkan risiko kanker baik pada perokok maupun pada orang-orang yang mengisap asap rokok di sekitarnya.

Lebih jelasnya, ini mengapa perokok pasif dapat ikut lebih berisiko mengalami kanker serviks:

  • Merokok atau terpapar asap rokok dapat membuat sistem kekebalan tubuh tidak dapat bekerja secara efektif memerangi HPV. Ini dapat terjadi terutama pada wanita yang merokok lebih dari satu pak sehari.
  • Karsinogen dalam rokok melipatgandakan efek infeksi HPV dalam sel-sel leher rahim.
  • Selain itu karsinogen dapat lebih cepat memindahkan kode genetik kanker dari HPV ke sel leher rahim.

Ini mengapa kamu lebih berisiko mengalami kanker serviks, bahkan jika hanya bersama perokok selama 3-4 jam sehari.  Ditemukan bahwa bisa terdapat cotinine dari rokok dalam lendir serviks perokok pasif, dengan potensi risiko yang sama dengan yang ada pada perokok aktif.

Oleh sebab itu, untuk menghindari kanker serviks, Ladies perlu berhenti merokok dan sebaiknya tidak tinggal bersama atau sering menghabiskan waktu bersama perokok.

Penelitian menemukan bahwa setelah 2 tahun berhenti merokok, risiko seseorang akan menjadi sama dengan yang tidak pernah merokok.

Selain berhenti merokok atau menjauh dari perokok, Ladies dapat mengurangi risiko kanker serviks dengan setia pada pasangan, mengonsumsi makanan kaya buah dan sayur, serta memeriksakan diri secara teratur dengan pap smear. Jangan lupa juga untuk mendapatkan vaksin HPV untuk melindungi diri dari kanker serviks.

Yuk sebisa mungkin berhenti menjadi perokok pasif dari sekarang.

 

SUMBER

  • Barclay, L. et al. Medscape (2006). Even Passive Smoking May Increase Cervical Cancer Risk.
  • Vann, M.R. Everydayhealth (2009). Stop Smoking and Reduce Your Cervical Cancer Risk.
  • Hitti, M. Webmd (2005). Secondhand Smoke Raises Cervical Cancer Risk.

Dapatkan Notifikasi Artikel Terbaru!

Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada artikel terbaru!