Dampak Global Kanker Serviks

Dampak Global Kanker Serviks

Di seluruh dunia, kanker serviks mempengaruhi 490.000 perempuan setiap tahun dengan lebih dari 270.000 kasus kematian. Sekitar 85% perempuan yang meninggal akibat kanker serviks berada di negara-negara sedang berkembang. Insiden terendah dari kanker serviks terjadi di Amerika Utara, Eropa dan Australia. Hal ini menunjukkan adanya hasil nyata dari program-program yang dijalankan di negara-negara tersebut. Di sana, perempuan sangat dianjurkan untuk melakukan tindakan pencegahan serta deteksi dini dengan tes papsmear untuk mengidentifikasi sel-sel prakanker untuk melindungi perempuan dari kanker serviks.

Apa itu Kanker Serviks ?

Kanker serviks merupakan penyakit dimana bagian tubuh yang terserang akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Hal ini akan menyebabkan penderita menarik diri dari lingkungannya dan memilih untuk menyendiri. Dr. Mike Chirenje menyebutkan bahwa pasien-pasien kanker serviks di rumah sakit di Harare tempatnya bekerja, seringkali mengisolasi diri mereka sendiri. Bahkan, mereka tidak ingin keadaannya diketahui oleh anggota keluarga mereka. Padahal dukunga keluarga menjadi salah satu hal penting dalam proses terapi.  

Penemuan ilmiah selama tiga dekade terakhir menunjukkan bahwa virus Human Papilloma (HPV) merupakan infeksi yang sangat umum di kalangan perempuan. HPV tipe 16 dan 18 merupakan jenis yang paling banyak menyebabkan kanker serviks. Virus ini menginfeksi serviks dan bereplikasi selama 10-15 tahun sebelum terjadi kanker stadium lanjut. Karenanya, ada “window of opportunity” untuk mencegah terjadinya kanker serviks.

Pilihan apa yang kita miliki sebagai tindakan pencegahan? Vaksinasi HPV adalah salah satunya. Penggunaan vaksin memiliki potensi besar dalam menurunkan risiko kanker serviks. Diestimasikan 50% kematian dapat dikurangi selama beberapa dekade berikutnya. Tindakan vaksinasi dan deteksi dini akan menurunkan risiko kematian lebih besar lagi.

Bagaimana dengan keamanan vaksin?

The US Food and Drug Administration (USFDA) telah menyetujui penggunaan tiga jenis vaksin HPV. Ketiga vaksin tersebut saat ini tersedia dan dipasarkan di banyak negara untuk pencegahan penyakit terkait HPV. Vaksin jenis pertama dilisensikan pada tahun 2006, jenis kedua pada tahun 2007 dan jenis ketiga pada tahun 2014. Bukti saat ini menunjukkan bahwa ketiga vaksin tersebut cukup efektif

Ladies, yuk cegah kanker serviks sebelum terlambat. Segera lakukan upaya pencegahan untuk melindungi diri ya.

Referensi:

Dapatkan Notifikasi Artikel Terbaru!

Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada artikel terbaru!