Waspada 5 Jenis Kanker Yang Paling Banyak Menyerang Wanita

Kanker adalah istilah yang digunakan untuk penyakit, di mana sel-sel abnormal membelah tanpa kontrol dan dapat menyerang jaringan lain. Sel-sel kanker dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh melalui darah dan sistem getah bening. Kanker bukan hanya satu penyakit, tetapi banyak penyakit. Ada lebih dari 100 jenis kanker. Ladies, data terbaru menunjukkan lima jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan. Yuk, simak kelima jenis kanker berikut ini.  

  1. Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum diderita oleh perempuan baik di negara maju maupun negara sedang berkembang. Pada tahun 2011, diperkirakan sebanyak 508,000 perempuan meninggal karena kanker payudara (Global Health Estimates, WHO 2013). Meskipun kanker payudara dianggap sebagai penyakit di negara maju, hampir 50% kasus kanker payudara dan 58% kematian terjadi di negara-negara sedang berkembang (GLOBOCAN 2008).

Tingkat kejadian bervariasi di seluruh dunia dari 19,3 per 100.000 wanita di Afrika Timur hingga 89,7 per 100.000 wanita di Eropa Barat. Di sebagian besar wilayah sedang berkembang tingkat insiden di bawah 40 per 100.000 (GLOBOCAN 2008). Tingkat insiden terendah ditemukan di sebagian besar negara Afrika tetapi di sini pun tingkat kejadian kanker payudara juga meningkat.

  1. Kanker Serviks (Leher rahim)

Kanker tertinggi kedua yang menyerang perempuan adalah kanker serviks. Kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Lebih dari 120 jenis HPV telah diidentifikasi. HPV 16 dan 18 adalah tipe yang paling banyak ditemukan sebagai penyebab kanker serviks. Pemberian vaksin HPV dan rutin melakukan pap-smear membantu menurunkan risiko kanker ini. Selain menurunkan risiko kanker, pap-smear juga membantu mendeteksi infeksi yang terjadi lebih awal.

  1. Kanker Usus Besar

Pada tahun 2015, 140.788 kasus baru kanker usus besar dan dubur dilaporkan, dan 52.396 orang meninggal karena kanker usus besar dan rektum di Amerika Serikat. Untuk setiap 100.000 orang, 38 kasus baru kanker kolon dan rektum dilaporkan dan 14 meninggal karena kanker ini.

  1. Kanker Rahim

Semua wanita beresiko terkena kanker rahim, dimana risikonya meningkat seiring bertambahnya usia. Sebagian besar kanker rahim ditemukan pada wanita yang sedang mengalami atau yang telah mengalami menopause — kondisi ketika periode menstruasi berhenti. Menjaga berat badan tetap normal dan sehat serta aktif berolahraga secara rutin membantu menurunkan risiko kanker ini.

  1. Kanker Paru

Kanker paru dimulai di paru-paru dan dapat menyebar ke kelenjar getah bening atau organ lain di dalam tubuh, seperti otak. Kanker dari organ lain juga dapat menyebar ke paru-paru. Ketika sel kanker menyebar dari satu organ ke organ lain, mereka disebut metastasis. Meningkatnya jumlah wanita yang merokok, menambah jumlah wanita yang didiagnosa menderita kanker paru. Pada wanita yang berhenti merokok, risiko terkena kanker paru turun drastis.

Menghindari rokok, menjaga berat badan ideal serta menjaga gaya hidup tetap aktif secara fisik dapat membantu menurunkan risiko terserang kanker. Ladies, jangan tunda lagi untuk selalu hidup sehat, ya.

 

Referensi:

  1. https://www.cdc.gov/cancer/dcpc/prevention/index.htm
  2. https://www.cansa.org.za/embracing-responsibility-for-womens-health/
  3. https://www.who.int/cancer/detection/breastcancer/en/index1.html
  4. https://www.cdc.gov/cancer/colorectal/statistics/index.htm
  5. https://www.cdc.gov/cancer/uterine/basic_info/prevention.htm
  6. https://www.cdc.gov/cancer/lung/basic_info/what-is-lung-cancer.htm

Dapatkan Notifikasi Artikel Terbaru!

Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada artikel terbaru!