Pentingnya Dukungan Keluarga Dalam Pencegahan Kanker

“Harta yang paling berharga adalah keluarga…

  Mutiara paling indah adalah keluarga…”

Ladies, masih ingatkah potongan lagu soundtrack salah satu serial televisi yang populer pada jamannya? Sepertinya serial tersebut juga akan diproduksi ulang dengan pemain berbeda di masa sekarang. Kita tentu tidak sedang membahas tentang serial keluarga ini. Namun, potongan kalimat sederhana di atas menunjukkan bahwa keluarga memegang peranan penting dalam pencegahan kanker.

Sebagai orangtua, ladies tentu ingin memberikan perlindungan yang maksimal untuk anak-anak. Salah satunya adalah memberikan vaksin HPV pada anak-anak. Dalam laman www.cancer.org disebutkan beberapa alasan mengapa orangtua tidak memberikan perlindungan vaksin HPV kepada anak-anak, yaitu :

  • Vaksinasi HPV dianggap tidak perlu
  • Meragukan keamanan vaksin
  • Tidak mengetahui tentang pentingnya vaksin HPV
  • Tidak mendapat rekomendasi untuk memberikan vaksin

Data menunjukkan bahwa hampir 13,000 kasus kanker serviks baru terjadi pada perempuan di Amerika Serikat tiap tahunnya. 4000 kematian di sana pun disebabkan oleh kanker serviks. Selama 40 tahun terakhir, angka kematian kanker serviks telah turun lebih dari 50%, dimana alasan utama untuk perubahan ini adalah meningkatnya kesadaran untuk melakukan deteksi dini.

Vaksin HPV direkomendasikan untuk diberikan pada anak-anak baik perempuan maupun laki-laki di usia mulai 9 tahun sebanyak 2 kali dengan interval 6 bulan-1 tahun. Remaja dan dewasa muda yang memulai vaksin di usia 14-26 tahun diberikan tiga kali dosis vaksin HPV untuk perlindungan terhadap kanker yang disebabkan oleh infeksi HPV.

Skrining tidak dianjurkan untuk perempuan yang berusia di bawah 21 tahun. Sedangkan untuk perempuan berusia 21 hingga 29 tahun disarankan untuk melakukan pap smear berkala tiga tahun sekali. Saat memasuki usia 30 tahun, skrining yang dianjurkan adalah pap smear dilengkapi dengan tes HPV setiap lima tahun sekali hingga usia 65 tahun.

Selain pencegahan primer dan sekunder, ladies juga perlu memastikan bahwa anak-anak menjalani pola hidup sehat. Ladies dapat menyiapkan beraneka ragam makanan yang sehat dan bergizi serta bervariasi untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak-anak. Perbanyak asupan serat dengan konsumsi sayur dan buah. Ladies juga perlu mengingatkan anak-anak untuk rutin beraktivitas fisik, membatasi gaya hidup sedentary life (seperti duduk lama menonton televisi, bermain game atau gadget). Anak-anak juga perlu tidur yang cukup paling tidak delapan jam sehari.

Semoga dengan pencegahan dan pola hidup sehat, ladies dapat menjaga harta dan mutiara yang paling berharga, yaitu anak-anak dan keluarga.

Referensi:

https://www.cancer.org/content/dam/cancer-org/cancer-control/en/presentations/cervical-cancer-presentation.pdf

Dapatkan Notifikasi Artikel Terbaru!

Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada artikel terbaru!