3 Syarat Pemeriksaan Pap Smear

Kanker serviks adalah kanker yang terjadi pada leher rahim perempuan. Leher rahim ini merupakan pintu masuk menuju rahim melalui vagina. Faktanya, tiap satu jam ada perempuan yang meninggal dunia akibat kanker serviks di Indonesia.

Sedangkan data global menunjukkan bahwa setiap dua menit, ada satu perempuan di dunia meninggal karena terkena kanker serviks. Mengingat tingginya prevalensi kanker serviks, upaya pencegahan dan deteksi dini perlu dilakukan. Kanker serviks dapat dicegah dengan melakukan tes pemeriksaan secara rutin dan melakukan vaksinasi.

Ladies, dokter merekomendasikan perempuan untuk mulai melakukan tes pap smear secara rutin pada usia 21 tahun, atau dalam waktu tiga tahun sejak pertama kali melakukan hubungan seksual, --yang mana terjadi terlebih dahulu. Jika telah melakukan tes pap smear tiap tahun selama tiga tahun berturut-turut dengan hasil normal, pemeriksaan selanjutnya bisa dilakukan rutin setiap 2-3 tahun sekali.  Nah, jika ladies berencana untuk melakukan tes pap smear, perhatikan tiga hal berikut ini ya: 

  1. Tidak melakukan hubungan seksual selama dua hari sebelum pemeriksaan.
  2. Tidak menggunakan obat-obatan vagina selama dua hari sebelum pemeriksaan dilakukan karena dikhawatirkan dapat membasuh maupun mengaburkan sel-sel abnormal.
  3. Lakukan pemeriksaan saat tidak sedang menstruasi. Ada baiknya ladies mencatat siklus menstruasi untuk memudahkan ladies menentukan jadwal pemeriksaan

Tes pap smear dapat mendeteksi sel-sel abnormal di leher rahim. Sel-sel ini, seiring waktu dapat berubah menjadi kanker serviks dimana prosesnya memerlukan beberapa tahun untuk terjadi. Jika ditemukan lebih dini, kesempatan untuk sembuh masih sangat tinggi.

Karenanya, usahakan untuk melakukan tes secara rutin.  Selain melakukan tes pap smear rutin, ladies juga dianjurkan untuk melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan vaksinasi HPV. HPV (Human Papilloma Virus) adalah virus penyebab kanker serviks.

Meskipun biayanya tidak tergolong murah, upaya pencegahan dengan vaksinasi memberikan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan biaya yang dikeluarkan. So ladies, segera jadwalkan vaksinasi dengan dokter langganan ya.  

 

Referensi:

CDC. Basic Facts on Screening and the Pap test. https://www.cdc.gov/cancer/cervical/pdf/cc_basic.pdf. Diakses tanggal 18 Oktober 2018

https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/pap-smear/about/pac-20394841 Diakses tanggal 18 Oktober 2018

BASIC FACTS ON SCR https://www.cdc.gov/cancer/cervical/pdf/cc_basic.pdfEENING AND THE PAP TEST https://www.cdc.gov/cancer/cervical/pdf/cc_basic.pdf

 

Dapatkan Notifikasi Artikel Terbaru!

Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada artikel terbaru!