Nia Anggia D'Perez : Amanat Jupe Untuk Lawan Kanker Serviks

"Mengenang 1 Tahun Wafatnya Jupe"

Masih terasa kesedihan ketika artis Julia Perez yang meninggal karena kanker serviks pada 10 Juni 2017 lalu? Rasa sakit dan kehilangan itu masih tetap tersisa di hati sang adik, Nia Anggia. Hanya butuh waktu 3, 5 tahun hingga akhirnya penyakit itu merenggut Jupe.

Berbagai pengobatan dilakukannya, mulai dari kemoterapi hingga operasi. Jupe tetap semangat untuk melawan kanker serviks hingga akhir hayatnya. Meskipun harus mengalami berbagai kesulitan sampai badannya menjadi lebih kurus karena efek kemoterapi membuat Jupe merasa mual setiap kali makan dan membuatnya menjadi malas makan.

Rasa sakit dan kehilangan itu masih tetap tersisa di hati sang adik, Nia Anggia. Akan tetapikondisi tersebut tidak lantas membuat Nia berlarut dalam kesedihannya. Nia tidak ingin pengalaman yang dirasakan kakaknya itu akan terjadi pada orang lain. Selain pesan untuk aktif menyuarakan pencegahan kanker serviks menjadi hal yang diinginkan almarhumah. Lalu ada beberapa amanat lain Jupe yang ingin Nia wujudkan.

"Masih banyak amanat almarhumah yang belum terwujud," kata Nia. Lantas apa saja pesan Jupe dalam mencegah kanker serviks? Ini dia beberapa amanat sang mendiang tersebut :

Kampanye Vaksin HPV

Salah satu permintaannya adalah agar Nia serta adik perempuan Jupe  dan semua perempuan itu harus segera dapat Vaksin HPV. "Aku sudah selesai, vaksin pertama di bulan Oktober tahun lalu dan terakhir Februari kemarin. Nanti adikku menyusul," katanya. Ini menjadi semangat Nia untuk kampanye pentingnya vaksin HPV.

Kampanye Hidup Sehat

Amanat lain yang terus Nia jalankan adalah untuk sebisa mungkin mencegah kisah yang dialami kakaknya tersebut jangan sampai dirasakan oleh orang lain. Itu sebabnya dia rajin kampanye tentang hidup sehat dalam pencegahan kanker.

Membangun Mushola di Desa Terpencil

Ini adalah amanat Jupe ketika mendiang masih sehat. Kini pembangunan mushola Ar-Rahma di Serang, Banten itu sudah 90%. Kenapa memilih lokasi itu, menurut Nia karena di sana daerahnya terpencil dan memang belum ada mushola. Selain itu memang ada permintaan dari keluarga di sana.

Rumah Singgah untuk Kanker

Nah Rumah Singgah untuk survivor kanker adalah satu amanah yang sampai sekarang masih belum terwujud. "Saat ini masih sedang dalam proses karena butuh biaya banyak buat itu," kata Nia. Tak hanya sekedar masalah dana saja, tapi butuh persiapan lebih.

Menurut Nia, kalau untuk tempat dan lahan sudah ada sejak dulu, rumah milik Jupe di Cilangkap. "Tapi kita masih cari segala info dulu, mupuk diri dan cari tim kompeten. Karena ini instalasi kesehatan kanker," katanya.