Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

Berapa lama daftar tunggu untuk mendapat pengobatan radioterapi kanker dengan BPJS? Di Yogyakarta bisa sampai satu tahun! Iya, begitu lama karena tidak semua daerah memiliki fasilitas pengobatan kanker seperti kemoterapi dan radioterapi. Alhasil, pasien dari berbagai daerah dirujuk ke pusat dan kota lain yang memiliki fasilitas tersebut. Akhirnya pasien menumpuk. Belum sempat dapat pengobatan, pasien sudah keburu meninggal.

Bila berobat dengan biaya sendiri, harus siap sedia sekitar Rp. 100 juta per bulan! Belum lagi dampak pengobatan kanker yang sangat meruntuhkan kesehatan, secara fisik maupun psikis. Kondisi psikososial dan ekonomi keluarga pun ikut terdampak. Apalagi di Indonesia, mayoritas pasien kanker baru terdeteksi di stadium lanjut. Sehingga, biaya pengobatan makin tinggi, kesakitan yang ditimbulkan makin berat, sedangkan harapan kesembuhannya makin tipis.

Maka, pencegahan kanker jauh lebih baik daripada mengobati. Ini terutama berlaku bagi kanker rahim, yang bisa dicegah dengan vaksin HPV. Kanker serviks disebabkan oleh infeksi virus HPV (Human Papillomavirus). Ada sekitar 15 HPV yang tipe onkogenik (bisa menyebabkan kanker). Vaksin HPV kuadrivalen melindungi dari HPV tipe 16 dan 18 yang paling sering menyebabkan kanker serviks, dan dari tipe 6 dan 11 yang kerap menyebabkan kutil kelamin. (Baca: Waspadai Perubahan Siklus Menstruasi)

Kanker serviks juga bisa dideteksi secara dini dengan skrining rutin. Yakni dengan Pap smear, tes IVA (inspeksi visual asam asetat), dan pemeriksaan DNA HPV. Kanker serviks berkembang sangat lama, bisa hingga belasan tahun. Jadi, kita punya banyak kesempatan untuk menemukannya sedini mungkin. Bila ditemukan pada tahap lesi pra kanker atau stadium dini (0-2), angka kesembuhannya sangat tinggi.

Vaksinasi dan skrining rutin adalah “dynamic duo” yang  jitu untuk melindungi diri dari kanker serviks. Bonusnya, kanker serviks bukan cuma satu-satunya kanker yang bisa dicegah dengan vaksinasi. Berbagai kanker yang disebabkan oleh infeksi HPV seperti kanker anus, kanker vulva dan vagina pun bisa dicegah. Dan, vaksinasi HPV tidak hanya untuk perempuan; kaum Adam pun bisa mendapatkannya. (Baca: Laki-Laki Juga Harus Waspadai Virus HPV)

Dapatkan Notifikasi Artikel Terbaru!

Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada artikel terbaru!